oleh

ALIANSI SELAMATKAN SUMUR LABAN KRITISI PT. BBR

-PANDEGLANG-16 views
banner 300250

Seantero.co.id, PANDEGLANG – Aliansi Selamatkan Sumur Laban yang terdiri dari BEM UNMA, AMSIP dan AMS. Merespon atas segala hal yang berkaitan dengan kepentingan dan kesejahteraan rakyat dikabupaten Pandeglang.

Dengan dasar hukum UU no.9 Tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat, serta UU no. 3 Tahun 2014 Tentang Perusahaan tanpa izin/ilegal. Aturan merupakan suatu pedoman agar manusia dapat hidup secara tertib dan teratur dihasilkan atas dasar keputusan bersama yang harus ditaati, dilaksanakan dimana sifatnya mengikat. Negara tanpa aturan adalah sebuah kesemrawutan dan tentunya porak poranda. Ketertiban karena adanya ketetapan aturan yang baik dan benar bagi semua kalangan yang bisa membawa kepada penegakan.

Lain halnya dengan perusahaan yang datang tanpa permisi dan menjamur berdiri dikabupaten Pandeglang, mengabaikan aturan yang ada dan tetap berjalan. Atas dasar inilah Aliansi Selamatkan Sumur Laban, mendatangi gedung DPRD Kabupaten Pandeglang, pada hari rabu (17/02/21) dengan melakukan aksi unjuk rasa untuk mengadukan perusahaan yang bergerak dibidang industri perkayuan, yang beroperasi didesa Sumur Laban, Kecamatan Angsana, supaya dipanggil untuk diminta keterangan dan pertanggung jawabannya terhadap apa yang telah mereka lakukan terhadap warga masyarakat desa Sumur Laban.

Ditengah aksi unjuk rasa masyarakat Sumur Laban, yang diinisiasi oleh pergerakan mahasiswa, Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang, Udi Juhdi, dan beberapa anggota DPRD lainnya mendatangi para pengunjuk rasa untuk berkomunikasi terkait masalah penyerobotan lahan milik warga oleh PT. Bumi Banten Raya (PT. BBR).

Kami pada dasarnya prihatin atas apa yang terjadi di sumur laban, untuk itu kami akan memanggil pihak PT. BBR. Untuk menyelesaikan persoalan ini dan kami sebagai representatif dari rakyat sudah barang tentu akan mengedepankan agenda permasalahan ini.

BACA JUGA :  100 RIBU MASKER DIBAGIKAN POLRES PANDEGLANG

Ketika Seantero.co.id, meminta konfirmasi kepada pihak DPRD Kabupaten Pandeglang, melalui, Udi Juhdi, selaku Ketua, terkait persoalan ini, akan menyikapi dan menindak lanjutinya dengan komisi I, dengan duduk bersama yang akan menghadirkan pengusaha dalam hal ini PT. BBR, Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Warga Masyarakat Sumur Laban. Terang Udi Juhdi, via Voice Mail Whats App. (Sof/Di)

banner 300250
banner 300250

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga