oleh

ANGGARAN DPRD PANDEGLANG DINILAI TAK MEMILIKI RASA KEADILAN BAGI RAKYAT

banner 300250

SEANTERO.CO.ID, PANDEGLANG – Besaran anggaran yang dialokasikan untuk DPRD Pandeglang yang dikelola dikesekretariatan dewan (Setwan) senilai Rp 41 miliar lebih, dinilai tidak memiliki rasa keadilan pada rakyat Pandeglang. Pasalnya, anggaran Organisasi Prangkat Daerah (OPD) yang ada di Kabupaten Pandeglang tahun anggaran 2021 ini seluruh direcofossing untuk digunakan penanganan dan pencegahan Covid-19.

“Sementara anggaran di Sekretariat Daerah (Sekda) hanya Rp 4 miliar lebih dalam satu tahun, begitu pula OPD yang dibawah 1 miliar, bahkan anggaran untuk semua kecamatan dibawah 50 juta hingga 10 juta dalam 1 tahun. Jelas, kami menilai DPRD Pandeglang terkesan tidak memiliki rasa keadilan, karena disisi lain memang saat ini ekonomi rakyat lagi menjerit dengan pandemi covid-19.” ungkap Nouvan Hidayat salah seorang aktivis Pandeglang kepada media, Sabtu (27/02/21)

Menurut Nouvan, memang yang dibutuhkan rakyat Pandeglang saat ini adalah pembangunan infrastruktur jalan masih banyak yang rusak bahkan belum tersentuh pembangunan diberbagai pelosok daerah di Kabupaten Pandeglang, termasuk pasilitas pendidikan dan kesehatan yang belum memadai, termasuk banyak rumah yang tidak layak huni. Namun, masyarakat mulai memaklumi dimasa pandemi covid-19 semua anggaran mulai dari pusat, provinsi hingga kabupaten/kota difokuskan untuk penanganan dan pencegahan covid tersebut.”Namun jika melihat alokasi anggaran kesekretariatan dewan (Setwan) untuk kebutuhan kegiatan para wakil rakyat yang telah dialokasi APBD Pandeglang tahun 2021 ini jelas lah tidak memiliki rasa keadilan pada masyarakat.” tandasnya lagi.

Hal senada juga disampaikan H Ebi Suhaebi salah satu tokoh yang juga mantan Ketua DPC PDI-P Pandeglang yang mengetahui besaran anggaran DPRD Pandeglang beredar viral di media sosial yang besarannya sangat berbeda dengan OPD yang lain.”Kang coba sikapi itu soal anggaran dewan yang viral di medsos, kalau melihat sangat menyayangkan dan benar tidak memiliki rasa keadilan.” kata H Ebi.

BACA JUGA :  UDAH CANTIK BAGI-BAGI MASKER PASTI COVID-19 TAKUT

Dikatakan, besarnya anggaran yang dialokasikan dari APBD Kabupaten Pandeglang disaat kondisi negara memfokuskan untuk penanganan dan pencegahan covid-19 diseluruh kabupaten/kota se-Indonesia.

Encang Jauhari, dari Badan Pemantau Pembangunan Provinsi Banten (BP3B) mengaku perihatin melihat kondisi negara khususnya diberbagai daerah tidak bisa cepat tinggal landas untuk melakukan berbagai pembangunan inprastruktur jalan, kesehatan dan pendidikan, terutama di Kabupaten Pandeglang yang saat ini sangat diharapkan oleh masyarakat, sesuai janji politik didalam visi misi bupati yang wajib harus segera dituntaskan 5 tahun kedepan.”Namun sepertinya dengan masih kondisi pandemi covid-19 yang semua alokasi anggaran untuk fisik dipokuskan dalam penanganan covid termasuk untuk kesimbangan ekonomi rakyat. Tetapi kita sangat menyayangkan dan perihatin dengan dewan yang meminta anggaran cukup besar untuk kegiatannya dibandingkan dengan OPD lain.” tutur Encang, seraya menambahkan pihaknya meminta untuk transfaransi dan akuntabelitas penggunaan anggaran kesekretariatan dewan. (Rey)

banner 300250
banner 300250

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga